Friday, March 28, 2014

intermezo soal waktu

ngomong ngomong soal waktu
saat ini, waktu menjadi semacam momok tersendiri buat gue
gue sedang sangat diburu waktu
gue sedang kejar-kejaran sama waktu
gue yang sedang berjuang untuk menaklukan waktu
yah, walaupun sampai saat ini belom bisa dikatakan berhasil
but i promise i can
and surely, i believe i can
banyak orang bilang, “ini cuma soal waktu kok”
padahal, kata cuma di kalimat itu
kalau kita mau resapi…
efeknya bisa luar biasaaaa
keteledoran kita akan kedatangan waktu
ketidaksigapan dan ketidaksiapan kita untuk menyambut waktu
istilah lainnya mungkin kitaa terbuai oleh waktu atau kita mempermainkan waktu..
mirisss banget ya rasanya
tapi satu hal yang pasti, ketika kita menyadari sepenuhnya bahwa ketidaksempurnaan membuat kita belajar, ketidaksempurnaan mendatangkan lebih banyak penyempurnaan
menjadi tidak ada alasan bagi kita untuk mengijinkan kata “penyesalan” singgah dalam diri kita.. 
apalagi kaitannya dengan waktu
bukan bermaksud nyangkal kalo gue gak pernah menyesali waktu yang kadang banyak terbuang
tapi keberadaan gue disini, saat ini, detik ini dengan apapun yang gue lakukan, sebaik atau seburuk apapun itu
gak mungkin bisa terpisah dari ketidaksempurnaan yang gue lakukan dulu
banyak hal mungkin yang saat ini gue sayangkan kenapa harus terjadi
dan kalau mau diruntun dicari tahu ditarik benang buat tahu di mana salahnya, dimana pangkalnya… yaah oke gue berhasil menemukan itu semua
kemudian apa.. kemudian bagaimana…
gak bisa mengubah apapun di masa ini kan?
yang bisa dilakukan di masa ini hanya mempelajari apa yang kita tahu,
kita telah lakukan di waktu lalu agar di masa depan kita gak jadi seperti masa ini

and how about me ???

Gimana dengan gue?

Yahh bisa dibilang belom lama ini gue baru aja ambil keputusan "nekad" dalam hidup gue
Gue memilih untuk berdamai dengan diri gue dibandingkan gue harus berdamai dengan keadaan
Gue memilih untu meng-aku-kan diri gue dan meninggalkan hal-hal yang tidak sejalan dengan gue

Terdengar sangat egois ya

Buat sebagian orang mungkin ini terdengar sangat sangat egois

Gue siap kok,
Gue sangat siap dengan segala judgement tentang itu semua ke diri gue
Gue siap pasang badan di hari di mana gue memutuskan untuk berani mengambil keputusan

Jelimett sih
Tapi ya emg gitu
Setelah sekian lama gue bergulat dengan diri gue sendiri
Setelah sekian lama gue mencoba mentolerir apa yang gak pernah bisa gue tolerir
Yang pada akhirnya semakin mendekatkan gue dengan yang namanya kemerosotan
Gue akhirnya berani memutuskan untuk mengambil keputusan buat menyelesaikan apa yang sudah cukup lama gue mulai..

Lamaaa... 

Lama adalah soal waktu
Waktu adalah sebuah proses
Dan gue memilih untuk menyelesaikan sebuah proses panjang dengan akhiran yang bisa dibilang..
sangat tidak menyenangkan..

apa ini artinya gue menyerah dengan keadaan?

atau gue terkalahkah oleh waktu?
waktu yang gak pernah bisa kita kembalikan
waktu yang gak akan pernah bisa kita beli
waktu yang gak mungkin diputar balik apalagi hanya utk memperbaiki sebuah keadaan




Thursday, March 20, 2014

manusia, makhluk hidup, dan makhluk Tuhan

Manusia
Makhluk Hidup
Makhluk Tuhan

ketiganya bermukim di satu ragu yang sama
pada diri setiap orang, setiap individu
dengan keterhubungan antara satu sama lain,
perbedaan keinginan diantara masing-masing, 
dan meskipun ada tuntutan berbeda yang dimiliki
namun ketiganya terus berupaya berpadu menjadi satu
untuk apa lagi kalau bukan untuk tetap hidup dan bertahan menjalani hidup

karena kalau keterhubungan ketiganya dalam satu raga aja gak ada
kalau perbedaan keinginan ketiganya gak bisa disatuin
dan tuntutan tuntutan itu gak bisa dipaduin
gimana kita sebagai individu bisa menghubungkan diri kita dengan individu lainnya
gimana kita bisa nyatuin perbedaan yang kita punya dengan individu lainnya
dan gimana kita bisa saling memadukan tuntutan yang ada biar gak ngerugiin individu yang lainnya

tapi bukannya seperti itu ya realitanya kehidupan manusia

pro dan kontra sering kali terjadi
bukan hanya antara dirinya dengan orang lain
melainkan antara satu sisi dalam dirinya dengan sisi lain dirinya pula

Buat gue...

Serumit apapun pro dan kontra yang kita punya dengan manusia lain
Gak ada yang jauhhhh lebih susah buat dilewatin dibandingkan pro dan kontra yang terjadi pada diri kita sendiri
Iya itu
Untuk  berdamai dengan diri kita sendiri kadang menjadi sesuatu yang jauh lebih sulit dibandingkan kita harus berdamai dengan orang lain (mungkinnnn...)
atau gimana kalo diputer kalimatnya
Gimana kita bisa berdamai dengan orang lain kalo berdamai dengan sendiri pun sulit..
Hahaaa keder ya?
Mungkin ya, lagi-lagi semua penuh kemungkinan
Mungkin keadaannya bisa tergantung pada situasi dan kondisi yang terjadi saat itu atau mungkin semua baliknya kepada si manusianya
Manusia yang penuh dengan keunikan sehingga membuatnya berbeda antara satu dengan lainnya



Gimana dengan gue?


Monday, March 10, 2014

curhat sampe luberrr

Gak seluber sampe segimananya sih  
Tapi yang pasti 
Dia salah satu orang terdekat dan tempat terbaik yang gue punya untuk berbagi banyak hal
:)))

curhat dan cewe


baca dua kata itu, siapapun bakal langsung ngarah ke ujung-ujungnya 


cinta-cintaan


hahahahahahahahaha


Ya abiisssss


Bukan disitu sih intinya, bukan si cintanya


Tapi tentang banyak value yang bisa kita ambil lewat cerita dibalik itu semua


tentang banyak pengalaman berharga yang gak mesti harus kita alami sendiri untuk bisa belajar dan menjadi lebih baik di kemudian hari 


tentang banyak tuntunan hidup yang mau gak mau mengarahkan kita bahkan kadang mungkin "maksa" kita hingga akhirnya kita punya yang namanya cerita tentang cinta


ya karena cinta gak melulu soal pasangan kan


cinta punya banyak cakupan ranah soal kehidupan


cinta dengan segala macam problematika yang ada yang efeknya besaaaarrr banget buat keberlangsungan hidup kita...


... sebagai manusia, makhluk hidup, dan yang pasti makluk Tuhan








one of the step.. out of the box

Jadi, kalo bukan karena kata salah satu sahabat gue 
mungkin gak bakal gue bikin beginian dan publish publish tulisan disini

Awalnya dari seringnya gue curhat sampe sampe luberrrr ke dia.

Intinya dia tau gue suka ngeluapin sesuatu lewat tulisan. Dia bilang sih kenapa gak lo jadiin blog aja sih cai? 
Rada males sih awalnya, karena itu tulisan semua tentang kehidupan gue, ya kali mesti gue bagi bagi ke orang banyak..
Sampe akhirnya dia ngingetin gue soal out of the box. 
Hmm mungkin sih, mungkin ya apa yang selama ini gue keep rapih sendiri
Ketika gue mulai mau membahasakannya, menyimpannya bahkan membaginya dengan cara lain,
mungkin ini yang dia bilang sebagai out of the box

Apapun itu maksudnya dia mengistilahkan itu semua 

tapi yang pasti 
thanks for inspiring me about this one method to make some story about the life become more memorable 
I love you Rahma Amalia :*

hihi

my first time...

hari gini baru bikin blog.. hari gini baru punya blog..

Iya hari gini,s
erba hari gini


Pada akhirnya gue baru mau ngeblog


Pada akhirnya gue mulai bosen terus terusan berbagi hanya pada laptop dan puluhan bahkan ratusan file ms.word


Buat gue, nulis, ngeblog, apapun itu namanya bukan soal jaman, bukan soal ngetrend, tapi soal waktu gue sendiri, baru ngerasa terpanggil buat sharing 'sesuatu' tentang gue sekarang sekarang ini.



Alasannya simple sih..


Pertama karena gue ngerasa begitu banyak kejadian luarrrrr biasaaa yang terjadi dalam hidup gue belakangan ini dan gue pengen semuanya terangkum manisss gak cuma di tumpukan file file ms.word haha


Kedua yaaa, apalagi kalo bukan buat media katarsis dari urusan perskripsian gue yang belom juga kelar kelarrr



Oh God, ampuunn deh